Pesta membuat game ( jamers ), resmi di gelar di rumah
software Indonesia Makassar technopark, jumat (29/1). Event yang
berskala International ini di ikuti puluhan developer game asal Makassar
selama tiga hari tanpa jeda ( nonstop ), jumat – minggu ( 29-31 )
januari 2016. Event tekhnologi ini di namai Global game jam dan
merupakan agenda tahunan para pembuat game di seluruh dunia yang
serentak di gelar di 600 kota seluruh di dunia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Makassar,
Muhammad Ismounandar saat mewakili Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan
Pomanto membuka acara ini berharap event ini akan mematahkan image
tentang anak muda Makassar yang hanya gemar tawuran dan melakukan aksi
kekerasan lainnya.
“ Peristiwa sore ini patut kita kabarkan ke suluruh dunia
bahwa Makassar sedang bergerak sebagai kota tempat lahirnya berbagai
macam inovasi tekhnologi yang akan membuat hidup manusia semakin baik
kedepan. Pemerintah kota Makassar dengan segala keterbatasan yang
dimiliki, akan selalu hadir mensupport, memberi dukungan, dan ikut
berdiri di tengah – tengah kalian untuk menciptakan perubahan “ ujar
Ismounandar yang disambut aplaus seluruh peserta Makassar global game
jame ( GGJ ) 2016.
Seperti di ketahui, inilah untuk pertama kalinya kota
Makassar ikut berpartisipasi di ajang yang di gelar di 80 kota di dunia
ini. Pada hari pertama, peserta yang berjumlah 30 orang di kelompokkan
menjadi 10 tim. Tiga orang di setiap tim akan membuat game berdasarkan
karakter yang mereka inginkan.
“ Di Indonesia ada sembilan kota yang ikut berartisipasi,
dan Makassar merupakan satu – satunya kota di luar pulau jawa yang ambil
bagian. Hal yang paling menggembirakan yakni besarnya animo anak – anak
kita untuk ikut berpartisipasi. Kami sangat yakin, tahun depan
persiapan akan lebih kita matangkan, tentunya dengan peserta yang jauh
lebih banyak lagi, dan tentunya juga kualitas karya yang jauh lebih
baik “ lanjutnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Organizer GGJ Makassar
2016, Fordyta Abubakar menjelaskan sejumlah hal tekhnis mengenai
pelaksanaan event ini.
“ Tantangan terberatnya adalah waktu. Para peserta harus
menyelesaikan game nya paling lambat hari minggu sore. Makanya mereka
akan begadang bekerja di depan computer baik siang maupun malam. Kami
bersyukur dinas kominfo Makassar telah memperlihatkan dukungan yang
besar. Bahkan dinas kesehatan kota Makassar juga turut menyiapkan tim
medisnya untuk memastikan kesehatan para peserta tetap fight hingga hari
minggu nanti “ ujar Fordyta.
GGJ mulai digelar pada tahun 2008, dan Indonesia baru mulai
berpartisipasi pada tahun 2014 lalu. Pada tahun ini, GGJ di dukung oleh
banyak perusahaan ternama diantaranya Unity, Github,
Firefox,Unreal.Inc, Facebook, Cry Engine dan masih banyak lagi. Di
Indonesia, Global Game Jam di ramaikan oleh komunitas dari beberapa
kota, yakni Malang, Makassar, Bandung, Jakarta, Surabaya, Semarang,
Jogja, Bali dan Depok.
Untuk tahun ini, tercatat Mesir sebagai negara
yang paling banyak partisipasinya, yakni 2.500 developer game.

0 komentar:
Posting Komentar