Pemerintah Kota Makassar terus bekerja menggelorakan budaya
bersih agar mengakar di hati seluruh warga. Upaya ini kembali terlihat
saat berlangsung rapat tekhnis persiapan perayaan hari peduli sampah
2016 nasional di rumah kediaman walikota Makassar, jalan amirullah,
sabtu ( 13/2/2016).
“ Jangan berpikir karena piala adipura sudah kita raih,
maka pekerjaan kita selesai. Sama sekali bukan piala itu yang jadi
esensi. Berapa pun banyaknya adipura yang kita koleksi, tidak akan punya
arti jika masih banyak warga kita yang tidak peduli sampah. Budaya
bersih harus tercipta di kota kita ini “ ujar Walikota Makassar,
Mohammad Ramdhan “ Danny “ Pomanto dihadapan seluruh stekholder sampah,
serta pimpinan SKPD lingkup kota Makassar yang hadir.
Dalam rapat itu, terungkap sejumlah rencana aksi yang akan di lakukan Danny dalam waktu dekat ini.
“ Momentum di tunjuknya Makassar sebagai tuan rumah hari peduli sampah nasional tentu sebuah apresiasi buat kita di Makassar.
Tapi saya tidak ingin ini hanya berbuah seremoni semata. Momentum ini
harus memiliki arti bagi Makassar dalam menyikapi sampah – sampah yang
kita hasilkan setiap hari nya “ lanjut Danny.
Sejumlah rencana aksi yang di maksud Danny yakni
pelaksanaan Makassar kerja bakti akbar pada hari minggu pagi mendatang (
21/2/2016 ).
“ Jadi esensinya adalah memungut sampah. Namun untuk lebih
kita bersemangat, kita kemas dengan gerak jalan LISA. Ini dilaksanakan
secara serentak di seluruh kecamatan di kota Makassar. Bersama warga,
kita bawa kantong atau karung, kemudian jalan sambil memungut sampah.
Sampah yang terkumpul pada hari itu selanjutnya di pilah, yang bernilai
ekonomis langsung di timbang oleh bank sampah. Sampah – sampah yang
kita kumpulkan selanjutnya dilaporkan kepada kepada Pak Presiden melalui
video conference “ ujar Danny.
Selain gerak jalan LISA pada tanggal 21 februari, rencana
aksi lain yang di siapkan yakni launching tiga program kebersihan, yakni
launching kantong plastik berbayar, launching bank sampah digital, dan
launching logo gerakan tiga jari yang akan di gelar pada tanggal 3 maret
2016. Kegiatan ini rencananya akan di hadiri langsung wakil presiden
RI, Jusuf Kalla, Menteri lingkungan hidup, Menteri Koperasi dan UKM, 33
gubernur se Indonesia, serta 23 walikota/bupati se Indonesia.
Ketua Yayasan Peduli Negeri, Saharuddin Ridwan yang selama
ini intens melakukan gerakan penyadaran kebersihan di kota Makassar juga
terlihat hadir dalam rapat ini.
“ Makassar adalah satu – satunya kota di Indonesia yang
telah berhasil mengintegrasikan bank sampah kedalam Usaha kecil mikro (
UKM ). Artinya, saat ini bank sampah Makassar sudah bisa mendapatkan
kredit usaha rakyat dari bank. Itulah salah satu alasan kenapa Makassar
terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan hari peduli sampah 2016 “ ujar
Saharuddin Ridwan kepada wartawan.
Kota Makassar sendiri untuk saat ini sudah memiliki 202 bank sampah yang tersebar di 143 kelurahan yang ada di kota Makassar.
Terkait bank sampah, Danny Pomanto juga telah mewajibkan kepada seluruh PNS di kota Makassar untuk menjadi nasabah bank sampah.
“ Kami himbau kepada warga untuk mendatangi bank sampah
yang terdekat untuk menjadi nasabah. Silahkan registrasi disana, karena
inilah cikal bakal program sampah tukar beras yang kita canangkan sejak
awal “ lanjut Danny.


0 komentar:
Posting Komentar